Kemen-PPPA Gelar Pelatihan Lansia Berkebun Organik di Kota Bekasi

Kemen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen-PPA) menggelar pelatihan ini dan disuport Kelompok Petani Organik (KePo), Pusat Program Pelatihan Nasio, dan Posdaya Nasio.
Ratusan lansia ini selama beberapa hari mengikuti pelatihan berkebun agar nantinya menghasilkan produk pertanian dan dapat mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga dan pemenuhan gizi lansia itu sendiri.
Ketua Lansia Perumahan Nasio, Ratna mengaku senang mendapatkan pelatihan terutama berkaitan dengan program lingkungan. Selain guna mewujudkan lansia produktif dan mandiri, kata dia, kegiatan berkebun sayur organik sangat menyenangkan dan menyehatkan.
Produk ekonomi yang dihasilkan berupa sayur mayur organik seperti sawi, seledri, tomat, dan ada pula produk madu murni. Hasilnya kata dia dipasarkan kepada warga Nasio bahkan hingga warga di kecamatan Jati Asih lainnya.
"Program lingkungan seperti berkebun ini telah dijalankan di perumahan Nasio. Kita terus beraktifitas, tetap sehat dan bahagia serta tidak hanya mengandalkan keluarga. Lansia Dahlia ingin terus berpartisipasi dalam program ini," kata Ratna saat ditemui di tempat pelatihan di Balai Pertemuan RW 15 Perum Bumi Nasio.
Program pemberdayaan lansia yang digelar di Perumahan Nasio ternyata mendapatkan perhatian lebih dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen-PPA).
Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan (Kemen PPA) Prof Vennetia Danes secara langsung hadir serta membuka pelatihan kali ini.
Prof Vennetia mengatakan banyak mendengar berbagai prestasi telah ditorehkan warga perum Nasio seperti juara III Posdaya Nasio tingkat Nasional dan giat melakukan program lingkungan seperti bank Sampah. Dan hal ini membuat dirinya mengusahakan untuk datang ke tempat pelatihan lansia berkebun sayur organik secara langsung.
"Kita harap program pemberdayan perempuan terutama lansia dapat menular ke wilayah lain. Dan menjadikan lansia sehat, produktif dan mandiri. Ini juga kampanye mengenai hak perempuan yang didalamnya hak lansia tetap berusaha dan beraktifitas," kata Prof Vennetia.
Kita ketahui bersama, Lingkungan perumaham Bumi Nasio kerap dilanda banjir seperti beberapa wilayah lainnya di Kota Bekasi. Namun hal ini tidak menyurutkan niat warga lebih berprestasi dan bermanfaat bagi lingkungan dan kota Bekasi pada umumnya. Terbukti beberapa posdaya dari kecamatan lain di Kota Bekasi dan luar kota melakukan studi banding mengenai program di posdaya Nasio.
Selain Deputi Kemen PPA, hadir Wakil Walikota Bekasi H Ahmad Syaikhu didampingi Camat Jati Asih Nesan Sujana, Lurah Jati Kramat Ferdinan serta Kapolsek dan Danramil Jatiasih.
Wawali Ahmad Syaikhu selaku Ketua Komda Lansia Kota Bekasi mengucapkan terimakasih kepada Deputi Kemen PPA Prof Vennetia dan jajaran melakukan pelatihan berkebun organik kepada lansia di Perumahan Bumi Nasio.
"Ekonomi produktif bagi lansia ini sangat membanggakan Pemerintah dan warga Kota Bekasi. Kita harap lansia tetap sehat dan produktif. Ini bukti harapan untuk berubah dan bermanfaat bagi yang lain. 
Dan pelatihan ini semoga lebih banyak lagi dilakukan hingga percepatan kegiatan diikuti Posbindu yang lain," kata Wawali Ahmad Syaikhu.
Selaku Ketua Komda Lansia Kota Bekasi, Wawali Ahmad Syaikhu juga mengatakan aktifitas program lansia diantaranya senam lansia setiap bulannya di rumah dinas Wakil Walikota. Selain itu juga dilakukan pemeriksaan kesehatan gula darah dan tensi darah bagi peserta.
Usai acara pembukaan simbolis Ketua  Prof Vennetia dan Wawali Ahmad Syaikhu menerima hasil peranian kebun dari Kelompok Petani Organik (KePo) Perum Bumi Nasio Indah. (goeng)

Kemen-PPPA Gelar Pelatihan Lansia Berkebun Organik di Kota Bekasi

Kota Bekasi - Sebanyak 100 lansia di Perumahan Bumi Nasio Indah RW 15, Kelurahan Jatikramat Kecamatan Jati Asih mengikuti pelatihan pemberdayaan ekonomi lansia Dahlia Senja melalui program pertanian berkebun organik, Sabtu, (15/10).

 

Kemen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen-PPA) menggelar pelatihan ini dan disuport Kelompok Petani Organik (KePo), Pusat Program Pelatihan Nasio, dan Posdaya Nasio.
 
Ratusan lansia ini selama beberapa hari mengikuti pelatihan berkebun agar nantinya menghasilkan produk pertanian dan dapat mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga dan pemenuhan gizi lansia itu sendiri.
 
Ketua Lansia Perumahan Nasio, Ratna mengaku senang mendapatkan pelatihan terutama berkaitan dengan program lingkungan. Selain guna mewujudkan lansia produktif dan mandiri, kata dia, kegiatan berkebun sayur organik sangat menyenangkan dan menyehatkan.
 
Produk ekonomi yang dihasilkan berupa sayur mayur organik seperti sawi, seledri, tomat, dan ada pula produk madu murni. Hasilnya kata dia dipasarkan kepada warga Nasio bahkan hingga warga di kecamatan Jati Asih lainnya.
 
"Program lingkungan seperti berkebun ini telah dijalankan di perumahan Nasio. Kita terus beraktifitas, tetap sehat dan bahagia serta tidak hanya mengandalkan keluarga. Lansia Dahlia ingin terus berpartisipasi dalam program ini," kata Ratna saat ditemui di tempat pelatihan di Balai Pertemuan RW 15 Perum Bumi Nasio.
 
Program pemberdayaan lansia yang digelar di Perumahan Nasio ternyata mendapatkan perhatian lebih dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen-PPA).
 
Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan (Kemen PPA) Prof Vennetia Danes secara langsung hadir serta membuka pelatihan kali ini.
 
Prof Vennetia mengatakan banyak mendengar berbagai prestasi telah ditorehkan warga perum Nasio seperti juara III Posdaya Nasio tingkat Nasional dan giat melakukan program lingkungan seperti bank Sampah. Dan hal ini membuat dirinya mengusahakan untuk datang ke tempat pelatihan lansia berkebun sayur organik secara langsung.
 
"Kita harap program pemberdayan perempuan terutama lansia dapat menular ke wilayah lain. Dan menjadikan lansia sehat, produktif dan mandiri. Ini juga kampanye mengenai hak perempuan yang didalamnya hak lansia tetap berusaha dan beraktifitas," kata Prof Vennetia.
 
Kita ketahui bersama, Lingkungan perumaham Bumi Nasio kerap dilanda banjir seperti beberapa wilayah lainnya di Kota Bekasi. Namun hal ini tidak menyurutkan niat warga lebih berprestasi dan bermanfaat bagi lingkungan dan kota Bekasi pada umumnya. Terbukti beberapa posdaya dari kecamatan lain di Kota Bekasi dan luar kota melakukan studi banding mengenai program di posdaya Nasio.
 
Selain Deputi Kemen PPA, hadir Wakil Walikota Bekasi H Ahmad Syaikhu didampingi Camat Jati Asih Nesan Sujana, Lurah Jati Kramat Ferdinan serta Kapolsek dan Danramil Jatiasih.
 
Wawali Ahmad Syaikhu selaku Ketua Komda Lansia Kota Bekasi mengucapkan terimakasih kepada Deputi Kemen PPA Prof Vennetia dan jajaran melakukan pelatihan berkebun organik kepada lansia di Perumahan Bumi Nasio.
 
"Ekonomi produktif bagi lansia ini sangat membanggakan Pemerintah dan warga Kota Bekasi. Kita harap lansia tetap sehat dan produktif. Ini bukti harapan untuk berubah dan bermanfaat bagi yang lain. 

Dan pelatihan ini semoga lebih banyak lagi dilakukan hingga percepatan kegiatan diikuti Posbindu yang lain," kata Wawali Ahmad Syaikhu.
 
Selaku Ketua Komda Lansia Kota Bekasi, Wawali Ahmad Syaikhu juga mengatakan aktifitas program lansia diantaranya senam lansia setiap bulannya di rumah dinas Wakil Walikota. Selain itu juga dilakukan pemeriksaan kesehatan gula darah dan tensi darah bagi peserta.
 
Usai acara pembukaan simbolis Ketua  Prof Vennetia dan Wawali Ahmad Syaikhu menerima hasil peranian kebun dari Kelompok Petani Organik (KePo) Perum Bumi Nasio Indah. (goeng)

Alamat

Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian, Kota Bekasi Jl. Jendral Ahmad Yani No. 1 Gd Perkantoran Lt Dasar, Bekasi
email : info@bekasikota.go.id
Tlf : (021) 88961767 Fax : 88959980/88960250